redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170suga domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170Acara Sertijab tersebut diselenggarakan di kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Gedung Bupati, lantai 3, Rabu 20 September 2023.
Arsan Latif, selaku Pj Bupati KBB yang baru mengungkapkan, bahwa pemerintahan tidak akan berhenti dengan adanya pergantian penjabat.
“Roda kepemerintahan tidak akan berhenti dengan adanya pergantian penjabat baru, semua tetap berjalan dengan baik,” ucapnya.
Dirinya sangat berharap untuk bisa bersama-sama mengawal KBB menjadi lebih baik dan maju, dengan semua arahan yang telah diberikan kepadanya.
“Tugas saya sudah diarahkan untuk mempertahankan Bandung Barat lebih baik dan maju,” jelasnya.
Dengan segala kerendahan dan kekurangan yang ada pada dirinya, Arsan mengatakan bahwa dirinya sangat membutuhkan bimbingan, koreksi daripada pujian.
“Saya butuh bimbingan, dan saya lebih nyaman dikoreksi daripada dipuji,” tegasnya.
Arsan dalam kepemimpinan yang di amanah kan saat ini, akan membuka ruang diskusi dan koreksi untuk semua kinerjanya, dan membuka lebar semua masukan.
“Akan membuka ruang diskusi dan koreksi, oleh karena itu beri masukan kepada saya,” ungkapnya.
Semua dinamika dan segala persolan yang terjadi di pemerintahan adalah hal yang akan dirasakan oleh setiap penjabat, namun Arsan lebih bijak untuk menyikapi segala permasalahan yang ada dimasyarakat dengan merasakan denyut nadinya, dan bukan hanya mendengar.
“Langkah percepatan solusi dimasyarakat akan terjadi dengan kita bisa merasakan denyut nadinya, dan bukan hanya mendengar saja,” ujarnya.
Sedikit sentilan Arsan untuk kepemimpinan Camat dalam menanggulangi permasalahan kemiskinan, adalah tugas dan tanggung jawab Camat yang harus menyelesaikannya.
“Jikalau ada masyarakat di wilayahnya yang miskin, itu adalah tanggung jawab seorang Camat untuk menanganinya, dengan segera mencari data yang akurat, dan segera bantu,” tandasnya.
]]>
Ketua Pengadilan Agama (PA) Ngamprah, Muhammad Iqbal mengatakan pembangunan ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap warga di Bandung Barat.
“Tadi ini sebenarnya kantor pengadilan agama yang ditunggu-tunggu tentunya optimalisasi pasti terjadi. Dulu masyarakat di sini pergi ke pengadilan agama Cimahi yang ada di Soreang sekarang (masyarakat KBB) tidak perlu jauh-jauh,” ucap Iqbal saat acara peletakan batu pertama di Padalarang, Selasa (19/9/23).
Iqbal juga menyebutkan, desain gedung yang representatif dapat meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan terjadi salah satunya praktek pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan.
“Di desain integritas itu, bangunan itu tidak boleh ada pertemuan aparat kita baik hakim ataupun aparat semua antara peradilan ketemu dengan masyarakat pencari keadilan yang dikhawatirkan nanti ada sesuatu,” jelasnya
“Kita yang menjaga jangan sampai terjadinya itu. Alhamdulillah insya allah tidak akan terjadi kalau di bidang ini tentu lebih sesuai. Karena jalur masuk pegawai dan jalur masuk pencari keadilan itu berbeda,” imbuhnya.
Terpisah, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyebutkan, pihaknya mengapresiasi dibangunnya kantor Pengadilan Agama Ngamprah yang representatif itu.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengapresiasi dan sangat beruntung sekali dibangunnya kantor yang megah ini tentu dapat memberikan pelayanan yang nyaman dan optimal kepada masyarakat,” ucap Hengky.
Hengky jugan mengatakan kedepannya Pengadilan Agama Ngamprah bisa membuka pelayanan terhadap masyarakat di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dimiliki Pemda Bandung Barat hari ini.
“Kami juga memiliki mall pelayanan publik dan nanti mudah-mudahan dari Pengadilan Agama bisa beroperasi disana sehingga saling terintegrasi demi pelayanan prima kepada masyarakat,” jelasnya. (*)
]]>Pada sosialisasi tersebut, dijelaskan tentang pentingnya implementasi Peraturan Menteri PANRB Nomor 7 Tahun 2022 sebagai bentuk perubahan yang telah dilakukan sebelumnya yaitu penyederhanaan birokrasi. SIMFATI (Sistem informasi fasilitasi DPRD) merupakan sistem informasi yang terintegrasi yang dapat digunakan oleh seluruh pegawai Sekretariat DPRD untuk mengelola berbagai proses kerja dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman yang baik sehingga diharapkan pegawai dapat menerapkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 7 Tahun 2022 dan menggunakan SIMFATI secara efektif dan efisien.
]]>Pada awalnya, Pansus akan membahas polemik itu dalam tempo waktu 4 hari seperti dikatakan Wakil Ketua DPRD KBB Ayi Sudrajat pada saat penandatanganan nota kesepakatan KUA serta PPAS tahun anggaran 2024 di Hotel Novena, Lembang, Rabu (30/8) lalu.
Ketua Pansus Rotasi, Mutasi dan Promosi Dewan KBB, Sundaya menuturkan, Pansus perlu mendengar lebih luas lagi keterangan dari sejumlah pihak mengenai polemik rotasi, mutasi dan promosi dari berbagai pihak.
Termasuk keterangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengusung aparatnya dalam rotasi, mutasi dan promosi.
“Kita memang perlu waktu banyak untuk mendengar keterangan dari berbagai pihak. Makanya, sampai sekarang belum bisa ada kesimpulan. Jadi kita akan perpanjang lagi (Pansus)” jelasnya, disela-sela Pansus Rotasi, Mutasi dan Promosi di Hotel Kamboti, Kota Bandung, Rabu (6/9/23).
Pansus yang berjalan tiga hari ini, sudah memanggil Perangkat Daerah sebagai leading sektor pelaksanaan rotasi, mutasi dan promosi di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Termasuk anggota Tim Penilai Kinerja (TPK) atau Baperjakat seperti Sekretaris Daerah (Sekda), Inspektorat, Asisten 1, 2 serta 3, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Sundaya mengatakan, sementara ini Pansus belum bisa membuat kesimpulan yang akan dijadikan sebuah rekomendasi.
Perlunya, memanggil para OPD pengusung, termasuk pihaknya lain akan menjadi bahan masukan Pansus untuk mengeluarkan sebuah rekomendasi yang akan disampaikan pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Pansus juga berkoordinasi dengan Komite Pembangunan Nasional (KASN) dan Badan Layanan Umum Nasional (BKN). “Cuma tiga hari, kami baru mengundang seluruh tim TPK atau Baperjakat, tapi ketua TPK (Sekda, Ade Zakir) yang belum diundang,” ujarnya.
Sundaya membantah rumor dirinya ragu untuk melanjutkan tugas di Pansus.
“Kami anggota Pansus 2 di jalan dan kami melakukannya secara objektif,” jelasnya
Hasil dari pansus ini pun akan disampaikan pada publik secara transparan. Jika nanti ditemuka adanya kejanggalan atau mungkin pelanggaran, pihaknya tidak akan segan-segan membukanya ke publik.
Hal tersebut, untuk mencegah kecurigaan akan keajegan Pansus mengupas tuntas mengenai rotasi, mutasi dan promosi yang dituding sarat dengan pelanggaran.
“Nanti hasilnya akan keluar berupa sebuah rekomendasi pansus, sehingga menjadi terang benderang,” jelasnya.
Ditanyai mengenai informasi yang berkembang seputar dugaan pelanggaran rotasi, mutasi, dan promosi ini. Sundaya juga menyebut ada beberapa aduan yang masuk ke pansus.
Di antaranya mengenai pelanggaran yang belum dua tahun masa jabatan sudah lakukan mutasi dan rotasi bahkan sampai promosi.
“Karena ini penilaian berbasis merit, kalau ngacu ke sana minimal harus 2 tahun. Itu salah satu pelanggarannya. Dan akan terus kita gali lagi, dugaan pelanggaran-pelanggaran lainnya,”ungkapnya.**
]]>Lewat acara ini, Ridwan Kamil berpamitan untuk yang terakhir kali setelah tidak lagi menjabat Gubernur Jabar. Di hadapan ribuan tamu undangan yang berasal dari berbagai kalangan, Ridwan Kamil menyebut momen ini adalah malam terpenting sejak pertama kali dilantik pada 2018 lalu.
“Ini malam terpenting di penghujung selesainya saya sebagai Gubernur Jabar, ini rasa terimakasih saya, hamba Allah yang ditakdirkan mengurusi 50 juta manusia, saya berterima kepada tokoh, relawan, yang setia pada cita-cita dan memberi ruang demi perubahan provinsi terbaik di Indonesia ini,” ucap Ridwan Kamil.
Mengenakan setelan jas berwarna hitam dan kopiah, Ridwan Kamil menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat hingga tokoh-tokoh yang selama lima tahun berdampingan untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.
“Saya mengucapkan terimakasih yang pernah mendoakan, terimakasih kepada yang menolong betul-betul dengan luar biasa dan terimakasih kepada yang setia membersamai perjalanan lima tahun kami,” ujarnya.
“Sudah lima tahun, jalan desa, jalan kota kabupaten dilalui, sudah 60 purnama dilewati di malam pengambilan keputusan yang tidak mudah dan sudah genap 1.800 hari dilalui, pagi, siang, sore, malam mencari solusi menengahi permasalahan, sambil berdoa mudah-mudahan Jabar bisa lebih baik dari kemarin,” lanjutnya dalam pidato.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku jika dirinya bersama Uu Ruzhanul Ulum datang pada 2018 dengan niat dan tujuan yang baik yaitu membawa perubahan untuk Jabar.
Kini dia menegaskan, niat baik itu membuahkan hasil dengan capaian-capaian baik yang telah diraih Jabar, termasuk 555 penghargaan dari berbagai sektor.
“Di September 2018 kami bersama Pak Uu datang dengan yang baik dan lima tahun berselang kami pulang dengan hasil yang baik. Alhamdulillah kami mengakhiri dengan cara dan hasil yang baik,” ungkapnya.
]]>Rapat koordinasi ini diadakan di Mapolres Cimahi, Kamis 24 Agustus 2023 pagi.
Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, Forkopimda Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Stakeholder terkait duduk bersama dalam rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana kebakaran TPA Sarimukti.
“Tujuannya untuk merumuskan bagaimanan penanganan langkah-langkah, mulai dari memadamkan api, sampai dengan menyelamatkan masyarakat,” ungkapnya saat ditemui Tim Liputan PRFM.
Dipaparkan AKBP Aldi, banyak hal yang telah disepakati bersama dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana kebakaran TPA Sarimukti.
Dibahas juga soal titik-titik api, sehingga unit Damkar dari berbagai wilayah bisa ditempatkan agar tepat sasaran.
“Sudah ada Posko-posko kesehatan, ada edukasi, pembagian masker, pengobatan. Logistik juga telah disiapkan Bupati Bandung Barat,” ungkap AKBP Aldi Subartono.***
]]>Pantauan dilokasi, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk menyaksikan pesta rakyat yang digelar. Sebab, para peserta karnaval menampilkan berbagai macam penampilan, mulai dari barongsai, patung mini Soekarno.
Selain itu, kendaraan roda dua maupun empat dihias dengan berbagai konsep unik mulai kendaraan tempur, hewan maupun konsep budaya dan lain-lain.
Dalam kegiatan tersebut setidaknya melibatkan 2000 peserta karnaval dengan menggunakan setidaknya 150 lebih kendaraan.
Salah seorang warga, Wulan (28) mengatakan, iring-iringan karnaval tahun ini dirasakan berbeda dengan dua tahun sebelumnya lantaran pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah sekarang merayakan HUT RI dengan ada karnaval seperti ini lagi. Karena dua tahun lalu kan tidak bisa karena PPKM,” katanya saat ditemui, Kamis (17/8/2023).
Ia menambahkan, karnaval tersebut menjadi momentum untuk membawa keluarga menyaksikan kreativitas warga usai melaksanakan upacara pengibaran bendera.
“Seneng lihatnya, semua terlihat unik baik kendaraan maupun para peserta karnaval,” katanya.
Di, HUT ke-78 Republik Indonesia ini, harap dia, Indonesia dapat segera bangkit pasca pandemi Covid-19 yang melanda selama dua tahun terakhir.
“Harapannya, Indonesia semakin maju dan rakyatnya sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, HUT ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sebagai momentum untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan.
“Mari kita sambut pesta demokrasi dengan riang gembira tanpa harus menyebar hoax dan kebencian. Boleh kita berbeda warna dan pilihan, tapi kita harus terus bersatu sebagaimana semboyan Bhineka Tunggal Ika yang kita miliki yang berarti walaupun berbeda tapi tetap satu jua,” katanya.
Selain itu H. Rismanto S.Pd M.I.kom Terlihat dan bertindak menjadi pembaca teks Proklamasi.
Rismanto mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menggelorakan semangat gotong royong untuk membangun Kabupaten Bandung Barat.
“Bandung Barat adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,” ucapnya.
]]>Para kades itu dilantik langsung Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan di Bale Gempungan Lantai 4 Gedung B Komplek Pemkab Bandung Barat, Kamis (10/8/2023).
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan berpesan supaya belasan kades terpilih ini bisa fokus pada setiap program yang sudah dijanjikannya untuk masyarakat.
“Kita harap para kepala desa terpilih ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik, terutama bersama pemerintah daerah dalam menjalankan tiap program strategis. Termasuk penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan,” bebernya
Menurutnya, setiap tahunnya Pemerintah Pusat atau pun pemerintah daerah (Pemda) menggelontorkan anggaran yang tak sedikit untuk pemerintah desa. Total dana yang digelontorkan untuk 165 desa di KBB tersebut kurang lebih berkisar Rp 200 M lebih.
“Harapan kita ini (anggaran untuk desa) bisa tepat sasaran untuk mensejahterakan masyarakatnya. Kemudian menuntaskan persoalan pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan desa,” jelasnya
Dia juga berharap, belasan kades terpilih ini bisa kreatif dalam meningkatkan jumlah pendapatan desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)
“Jadi kepala desa harus kreatif inovatif serta mau berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya ***
]]>Petani diuntungkan musim kemarau karena cuaca panas bisa mengurangi serangan hama pada daun tembakau serta mempercepat pengolahan pasca panen, salah satunya proses pengeringan.
Data Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Bandung Barat mencatat panen raya tembakau telah berlangsung sejak pertengahan tahun.
Hingga saat ini, produksi hasil penen telah menyentuh angka 9 ton tembakau rajang kering.
Angka tersebut telah melebihi hasil panen tahun sebelumnya yang hanya menghasilkan 6 ton tembakau kering.
“Tahun ini kita naik drastis. Sudah ada 9 ton tembakau kering. Ini belum puncaknya, karena panen raya masih berlangsung hingga akhirnya tahun nanti,” kata Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) KBB, Agus Rianto, Senin 4 Agustus 2023.
Selain meningkatkan hasil penen, cuaca panas dinilai meningkatkan kualitas tembakau sehingga otomatis harga jual naik.
Jika tahun sebelumnya, tembakau rajang kering Bandung Barat dijual dengan harga Rp20-25 ribu per lempeng, tahun ini meningkat jadi Rp35-40 ribu per lempeng.
“Jadi panas terik membuat kualitas tembakau masuk grade B sampai A. Harganya berkisar RP35-40 ribu. Ini karena cuaca panas membuat aroma daun tembakau keluar dan warnanya kuning langsat,” terang Agus.
APTI Bandung Barat mewaspadai 21 kelompok tani tembakau dengan total luas lahan garapan mencapai 148 hektar.
Lahan tersebut tersebar di Cililin, Ngamprah, Cipongkor, Gununghalu, Sindangkerta, Rongga, dan Cipeundeuy.
Hasil tembakau KBB mayoritas dijual ke pasar lokal dan sisanya keluar daerah seperti Temanggung, Jawa Tengah dan Payakumbuh Padang.
Agus menjelaskan, kendala utama sektor pertanian tembakau justru bukan cuaca melainkan perluasan jangkauan pasar agar bisa masuk ke industri rokok.
Hal itu disebabkan karena Bandung Barat belum memiliki pita cukai mandiri sebagai syarat utama penjualan dalam bentuk kemasan.
“Kalau cuaca kita bisa atasi dengan adanya pembuatan gudang, sumur bor, serta ketersediaan alat pengering solar dryer dome. Paling utama justru perluasan pasar dan kepemilikan pita cukai,” tandasnya. ***
]]>