Widya mengatakan bahwa standar protokol kesehatan menjadi prioritas walaupun menonton film dari mobil. Jadi, jumlah penonton tetap dibatasi. Para penonton harus mendaftar maksimal satu hari sebelum pemutaran film ini berlangsung.
Lalu, dalam mobil hanya diperbolehkan diisi maksimal 3 orang, termasuk sopir. Saat berada di lokasi para penonton pun tidak diperkenankan ke luar dari mobil tanpa menggunakan masker selama pemutaran film berlangsung. Peraturan diterapkan agar sebanyak 170 penonton film bisa nyaman dan aman saat menikmati cerita dan gambaran unik kehidupan warga Indonesia di layar raksasa.
Menurut Widya, antusiasme masyakarat Filipina untuk menonton film Indonesia, sepertinya berpeluang besar. Lantaran kebutuhan hiburan di masa pandemi menjadi daya tarik mereka untuk menonton bioskop.
Contohnya pada film Wonderful Life yang mengisahkan perjalanan hidup seorang ibu yang memiliki seorang anak penderita disleksia ini mendapat sambutan hangat oleh warga Filipina.
Melody Palamares, salah satu warga Filipina, berkomentar soal film karya Agus Makkie. Ia merasa sangat terkesan dengan cerita dan budaya Indonesia.
“Ada kesamaan antara budaya Filipina dan Indonesia dalam mendidik anak. Setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya dengan cinta dan perhatian,” tandasnya.
Promosi budaya Indonesia ke masyarakat Filipina akan terus diselenggarakan oleh KBRI Manila untuk mendukung upaya memperkuat hubungan antar masyarakat Indonesia dan Filipina.
Sumber : https://www.liputan6.com/global/read/4598273/keren-film-karya-indonesia-dipamerkan-lewat-bioskop-drive-in-di-filipina
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3500504/original/011910400_1625376691-Siaran_Pers_KBRI_Manila__Nonton_Bioskop_dari_Mobil__Indonesia_Pamerkan_Film_Karya_Anak_Bangsa_di_Filipina.jpg)