Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the suga domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the redux-framework domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php on line 6170

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/functions.php:6170) in /home/beritati/old.beritatiga.net/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
news – Berita Tiga https://old.beritatiga.net Portal Berita Tue, 24 Aug 2021 13:19:37 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://old.beritatiga.net/wp-content/uploads/2021/08/cropped-fav-32x32.png news – Berita Tiga https://old.beritatiga.net 32 32 Pimpinan KPK bantah Batasi Giat Penindakan Kasus Korupsi selama Pandemi Covid-19 https://old.beritatiga.net/2021/08/24/pimpinan-kpk-bantah-batasi-giat-penindakan-kasus-korupsi-selama-pandemi-covid-19/ https://old.beritatiga.net/2021/08/24/pimpinan-kpk-bantah-batasi-giat-penindakan-kasus-korupsi-selama-pandemi-covid-19/#respond Tue, 24 Aug 2021 13:19:37 +0000 https://old.beritatiga.net/?p=482 Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata membantah pihaknya sengaja membatasi kegiatan penindakan kasus korupsi

“Selama masih ada yang bekerja, (penindakan) kami kebut, sepanjang tidak ada kendala kami dorong, tidak ada kebijakan pimpinan untuk mengerem upaya penindakan,” kata Alexander Marwata dalam konferensi pers Kinerja KPK Semester 1 Tahun 2021, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/8/2021). 

Namun Alexander mengakui KPK mengalami kesulitan untuk melakukan tugas-tugas penindakan seperti penyadapan, pemeriksaan saksi dan tersangka dan jenis pekerjaan lainnya, karena pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas pegawai KPK.

“Kami mendorong dilakukan ‘case building’, tidak dengan hanya mengandalkan alat sadap yang saya kira para calon koruptor juga sudah belajar dari praktik-praktik sebelumnya dan dari sidang-sidang korupsi kemudian mereka jadi lebih berhati-hati untuk melakukan percakapan dan menggunakan ponsel,” ujar Alexander seperti dilansir dari Antara. 

Dia menyebut saat pembatasan kegiatan akibat pandemi COVID-19, operator yang bertugas untuk menyadap pembicaraan sangat berkurang.

“Karena OTT itu betul-betul bergantung pada kecerobohan dari pengguna ponses tersebut, ketidakhatian-hatian mereka, sehingga mereka bisa kelepasan bicara, bisa diikuti dan lainnya. Kami harus cari cara lain, barangkali perbaikan alat (sadap), sehingga bisa mengcapture komunikasi bukan hanya lewat handphone, tapi email, namun prinsipnya upaya penindakan tidak berkurang,” ujarnya lagi.

Kerja KPK Semester Pertama 2021

Alexander mengakui KPK pada Semester I Tahun 2021 baru ada 2 perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan 1 perkara dugaan tindak pidana korupsi korporasi yang ditangani KPK.

“KPK tidak hanya fokus pada kuantitas jumlah perkara, tapi mendorong kualitas perkara melalui ‘case building’ dan optimalisasi pengembalian kerugian negara melalui TPPU,” kata Alexander pula.

Dia menyebutkan selama Semester 1 – 2021, KPK telah melakukan 77 penyelidikan, 35 penyidikan, 53 penuntutan, dan 35 eksekusi perkara korupsi

Dari perkara di tingkat penyidikan tersebut, KPK menetapkan 32 orang sebagai tersangka dari total 35 surat perintah penyidikan (sprindik) yang telah diterbitkan.

Perkara yang saat ini sedang berjalan sebanyak 160 perkara, dengan rincian 125 kasus merupakan “carry over” tahun sebelumnya. Sedangkan upaya penangkapan dan penahanan terhadap tersangka yang dilakukan pada Semester 1 –2021 sebanyak 4 orang untuk penangkapan dan 33 penahanan.

Penangkapan tersebut adalah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan non-aktif Nurdin Abdullah dan pihak terkait lainnya pada 26-27 Februari 2021.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/4640097/pimpinan-kpk-bantah-batasi-giat-penindakan-kasus-korupsi-selama-pandemi-covid-19

]]>
https://old.beritatiga.net/2021/08/24/pimpinan-kpk-bantah-batasi-giat-penindakan-kasus-korupsi-selama-pandemi-covid-19/feed/ 0
PPKM Diperpanjang, Ganjil Genap Berlaku Lagi di 2 Ruas Jalan Bandung Mulai 20 Agustus https://old.beritatiga.net/2021/08/24/ppkm-diperpanjang-ganjil-genap-berlaku-lagi-di-2-ruas-jalan-bandung-mulai-20-agustus/ https://old.beritatiga.net/2021/08/24/ppkm-diperpanjang-ganjil-genap-berlaku-lagi-di-2-ruas-jalan-bandung-mulai-20-agustus/#respond Tue, 24 Aug 2021 13:03:18 +0000 https://old.beritatiga.net/?p=470

 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyatakan kembali memberlakukan sistem ganjil genap bagi kendaraan bermotor, mulai Jumat (20/8/2021). Pemberlakuan ganjil genap ini untuk mengendalikan mobilitas warga saat PPKM level 4.

Keputusan penerapan ganjil genap itu tertuang dalam surat keputusan Kepala Dishub Kota Bandung Nomor TU.01.02/2822-DISHUB/VIII-2021 tentang Pemberlakuan Ganjil Genap pada Kendaraan Bermotor dalam Rangka Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Wilayah Kota Bandung.

“Pemberlakuan ganjil genap pada kendaraan bermotor dalam rangka pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah Kota Bandung, dilaksanakan mulai dari tanggal 20 Agustus 2021, sampai dengan tanggal 23 Agustus 2021,” ujar Kepala Dishub Kota Bandung EM Ricky dikutip dari SK yang ditandatangani pada Kamis (19/8/2021).

Adapun pemberlakuan waktu ganjil genap dilaksanakan pada pagi hari mulai pukul 08.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

Penerapan ganjil genap Bandung disesuaikan dengan Angka Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang paling terakhir. Untuk kendaraan bermotor pribadi dengan nomor belakang TNKB ganjil, hanya dapat melintas pada tanggal ganjil. Sedangkan, untuk kendaraan bermotor pribadi dengan nomor belakang TNKB genap, hanya dapat melintas pada tanggal genap.

Dua Titik Ganjil Genap

Pihak Dishub menetapkan lokasi pemberlakuan ganjil genap di Kota Bandung dilaksanakan di dua titik, yaitu Jalan Ir H Djuanda. Mulai dari traffic light persimpangan Jalan Ir H Djuanda-Jalan Cikapayang, sampai dengan persimpangan Jalan Ir H Djuanda-Jalan Dipatiukur.

Kedua, di Jalan Asia Afrika. Mulai dari traffic light persimpangan Jalan Tamblong-Jalan Asia Afrika, sampai dengan persimpangan Jalan Asia Afrika-Jalan Otto Iskandardinata.

Terdapat pengecualian kendaraan pada pemberlakuan ganjil genap. Di antaranya, kendaraan dinas TNI/Polri, kendaraan dengan TNKB merah, kendaraan angkutan umum online, kendaraan darurat Covid-19, kendaraan angkutan barang, dan kendaraan pemilik/pekerja properti yang ada pada ruas jalan yang terkena dampak ganjil genap dibuktikan dengan e-KTP dan surat keterangan kerja. Sebelumnya pada akhir pekan lalu, pihak Dishub bersama Polrestabes Bandung juga menerapkan sistem ganjil genap.

Sumber : https://www.liputan6.com/regional/read/4636184/ppkm-diperpanjang-ganjil-genap-berlaku-lagi-di-2-ruas-jalan-bandung-mulai-20-agustus

]]>
https://old.beritatiga.net/2021/08/24/ppkm-diperpanjang-ganjil-genap-berlaku-lagi-di-2-ruas-jalan-bandung-mulai-20-agustus/feed/ 0
Daftar Wilayah Terdampak Pecahnya Pipa Pasokan Air Perumda Tirtawening Bandung https://old.beritatiga.net/2021/08/24/daftar-wilayah-terdampak-pecahnya-pipa-pasokan-air-perumda-tirtawening-bandung/ https://old.beritatiga.net/2021/08/24/daftar-wilayah-terdampak-pecahnya-pipa-pasokan-air-perumda-tirtawening-bandung/#respond Tue, 24 Aug 2021 12:54:21 +0000 https://old.beritatiga.net/?p=466

Perusahaan air minum daerah (Perumda) Tirtawening Bandung mengumumkan informasi gangguan pasokan air menyusul pecahnya pipa transmisi air Cisangkuy lama di Jalan L.L.R.E Martadinata (Riau), Kota Bandung pada Sabtu (21/8/2021) malam.

Gangguan pasokan air mulai Sabtu malam itu akan berlangsung hingga sekurangnya tiga hari ke depan.

Diektur Perumda Tirtawening Bandung Sonny Salimi mengatakan, sebanyak 50 ribu pelanggan air bakal terganggu dampak dari pecahnya saluran pipa air tersebut.

“Pelanggan yang terganggu sekitar 50 ribuan. Tapi tidak mati (airnya) hanya pasokannya berkurang,” kata dia, Minggu (22/8/2021).

Adapun pelanggan yang bakal terganggu pasokan air mencakup wilayah timur dan barat. Untuk pelayanan Bandung timur meliputi, Cihapit, Citarum, Kebon Pisang, Merdeka, Padasuka, Cikutra, Cicadas, Sukamaju, Sukapada, Pasirlayung, Antapani Wetan, Antapani Kidul, Antapani Tengah, dan Antapani Kulon.

Kemudian, Cipamokolan, Darwati, Mekarmulya, Manjahlega, Sekejati, Margasari, Cijaura, Jatisari, Kujangsari, Kebon Kangkung, Babakan Surabaya, Mandalajati, dan Sukapura.

Selanjutnya, Kebonjayanti, Cicaheum, Babakan Sari, Binong, Samoja, Kebon Gedang, Gumuruh, Maleer, Batununggal, Jatihandap, Cibangkong, Kebon Waru, Malabar, Cikawao, Lingkar Selatan, Burangrang, Paledang, Turangga, Cijagra, dan Cisaranten Kulon.

Sementara pelayanan wilayah Bandung barat meliputi Ancol, Arjuna, Babakan, Babakan Asih, Babakan Ciamis, Babakan Ciparay, Balonggede, Batununggal, Babakan Tarogong, Braga, Pasirluyu, Pelindung Hewan, Ciroyom, Ciseureuh, dan Dungus Cariang.

Kemudian, Garuda, Jamika, Kopo, Karanganyar, Karasak, Kebon Jeruk, Sukaasih, Sukahaji, Kebon Lega, Kujangsari, Maleber, Margahayu Utara, Margasuka, Mekarwangi, Mengger, Nyengseret, Panjunan, Pasirkaliki, Wates, Burangrang, Ciateul, Cibadak, Cibaduyut, Cibaduyut Kidul, Cibaduyut Wetan, Cigereleng, Cijagra, Cikawao, Pungkur, dan Situsaeur.

Sonny menuturkan, perbaikan saluran pipa yang telah terpasang sejak tahun 1956 itu akan memakan waktu sekitar tiga hari. “Rencana perbaikan selama maksimal 3 kali 24 jam, pipa dipotong dan disambung ulang,” ucapnya.

Kebocoran di Bagian Perut Pipa

Sonny mengatakan, berdasarkan hasil investigasi sementara, kebocoran terjadi di bagian perut saluran pipa. Diketahui pipa tersebut berada pada kedalaman 1,5 meter dan mengalirkan air sebanyak 700 liter per detik.

Pipa yang pecah adalah pipa transmisi air baku Cisangkuy lama dengan diameter 90 cm dan dipasang sejauh 36 km dari Cikalong (Pangalengan, Kabupaten Bandung) ke Badak Singa (Kota Bandung).

“Sejak pukul 00.00 WIB, kami sudah mobilisasi alat berat untuk kegiatan perbaikan. Rencana perbaikannya selama maksimal tiga kali 24 jam di mana pipa dipotong dan disambung ulang,” kata Sonny.

Saluran pipa air milik Perumda Tirtawening dilaporkan mengalami kebocoran sekitar pukul 19.00 WIB. Pipa air yang bocor itu menyebabkan Jalan Riau tepatnya di depan Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat tergenang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, pihaknya akan melaksanakan perbaikan jalan setelah pipa selesai diperbaiki.

“DPU menunggu perbaikan pipa PDAM-nya, kalau perbaikan jalan Insya Allah cepet setelah perbaikan pipa beres,” cetus Didi.

Sumber : https://www.liputan6.com/regional/read/4638014/daftar-wilayah-terdampak-pecahnya-pipa-pasokan-air-perumda-tirtawening-bandung

]]>
https://old.beritatiga.net/2021/08/24/daftar-wilayah-terdampak-pecahnya-pipa-pasokan-air-perumda-tirtawening-bandung/feed/ 0